28 May 2013

Buah Paling Bersinar Berwarna-Warni "Pollia condensata" !!



 
Buah menyilaukan yang tumbuh di hutan Hujan di belentaranya Afrika, dinobatkan sebagai spesies alam paling berwarna yang pernah Dikenali dalam Dunia Sains Pengetahuan.
Ia adalah buah dari Pollia condensata, tanaman yang tumbuh dengan ketinggian kurang dari setengah meter di Habsyah, Angola, dan Mozambik. Buahnya berbentuk bundar, kecil, dengan warna metalik seperti Manik-Manik.


 Yang istimewa dari kulit buahnya, meski berwarna kebiruan, ia sejatinya tak punya pigmen biru. Penyelidikan terbaru yang dimuatkan di jurnal Proceedings of the National Academy of Sciences menyebut, Ia mempunyai struktur warna, kulitnya mencerminkan gelombang cahaya yang ukurannya berbeza-beza.
Tiap individu sel menghasilkan warna pelbagai, yang membuatnya seperti lukisan pointillism, teknik yang dimiliki pelukis impresionis merangkai titik menjadi sebuah lukisan yang utuh. Apabila dilihat di bawah mikroskop, kulitnya kelihatan berubah warna bergantung dari sudut mana ia diamati.

Ketebalan lapisan selnya juga menentukan panjang gelombang cahaya yang dipantulkan. Beberapa sel mempunyai lapisan nipis yang mencerminkan warna biru, yang lebih tebal menghasilkan warna hijau atau merah.

Dr Beverley Glover dari Department of Plant Sciences, University of Cambridge berkata, "Pollia condensata telah berevolusi secara bijak."
"Tanaman kecil ini sungguh hebat, mampu membuat buahnya berkilat, gemerlapan, multiwarna, menjadi isyarat yang menarik untuk burung di kawasan sekitar.
Seperti diketahui, tanaman memerlukan bantuan makhluk lain, seperti serangga dan burung untuk menyebarkan benih. "Ini evolusi yang sangat bijak."

Meski buahnya tak punya nilai gizi, burung-burung tertarik pada warnanya yang terang. Mungkin dianggap indah untuk hiasan sarang, atau untuk membuat pasangan mereka terkesan.

Yang juga mengesankan, warna buah Pollia condensata tak pudar oleh waktu. Para penyelidik mendapati sampel buah di koleksi herbarium dari abad ke-19, yang masih berkilat dan berwarna-warni seperti yang ada di alam.

jadi inspirasi

Tak hanya menimbulkan rasa kagum, Pollia condensata boleh jadi inspirasi untuk manusia. "Dengan mengambil inspirasi dari alam, kita boleh memanfaatkan kecerdasan kita untuk memanfaatkan material yang melimpah, murah, dan berterusan seperti selulosa," kata Dr Silvia Vignolini dari Jabatan Kimia University of Cambridge.

Dia meyakini, selulosa seperti pada Pollia condensata boleh digunakan untuk membuat produk pewarna untuk kepentingan industri. Misalnya, menggunakan selulosa berasaskan struktur nano dengan warna struktural sebagai pengganti pewarna toksik dan pewarna makanan. Kredit

0 comments:

Post a Comment

  • Blogger news

    Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...
  • Statistik Traffic

  • Ping